220.157 PEMILIH DITETAPKAN DALAM RAPAT PLENO REKAPITULASI PEMUTAKHIRAN DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN DI KPUD
|
220.157 pemilih ditetapkan, Pemilih Laki – laki sebanyak 106.086, Pemilih Perempuan 114.071.
Larantuka — Bawaslu Flores Timur
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Flores Timur hadir dan melakukan pengawasan pada rapat pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Flores Timur, Rabu (1/07/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan data pemilih yang akurat menjelang tahapan pemilu/pemilihan yang akan datang.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Flores Timur, Antonius Djentera Betan bersama komisioner serta dihadiri oleh, Bawaslu Flores Timur, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), unsur TNI/Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur yang diwakili oleh Pejabat dari Badan Kesbangpol, Kejaksaan Negeri Larantuka, Kodim 1624 Flores Timur dan perwakilan partai politik, serta unsur masyarakat.
Dalam sambutannya, Betan menyampaikan bahwa, pada Triwulan II ( dua ) Semester I ( satu ) ini ada kenaikan jumlah pemilih yang sangat signifikan. Hal ini dipicu oleh pemilih baru dan juga adanya pengaktifan kembali NIK yang sebelumnya tidak aktif serta adanya perbaikan data terhadap pemilih pindahan yang sudah dibersihkan dari data sebelumnya. “ KPU telah melakukan sinkronisasi data pemilih terhadap NIK yang semula non aktif serta dalam pelaksanaan coktas kali lalu KPU juga sudah melakukan perubahan data terhadap pemilih yang sebelumnya terdata di luar kabupaten Flores Timur, serta adanya peningkatan pemilih baru” demikian lanjutnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Daniel Wiratraur, ( Staf Fungsional Dukcapil ) beliau menegaskan bahwa, untuk pemilih baru yang genap usia 17 Tahun 14 hari jika tidak melakukan perekaman e-KTP maka dengan sendirinya akan terkunci datanya. Dan tidak bisa diakses. Dan setelah adanya perekaman ini maka secara otomatis data kependudukannya akan terbaca. Demikian ungkap Daniel.
Dalam Rapat Pleno ini sebanyak 220.157 pemilih ditetapkan dengan rincian sebagai berikut ; Pemilih Laki – laki sebanyak 106.086, Pemilih Perempuan 114.071.
Ketua KPUD menyatakan bahwa pemutakhiran berkelanjutan ini bertujuan agar memastikan daftar pemilih akurat, mutakhir, dan inklusif sehingga hak pilih warga terlindungi. Ia juga memaparkan bahwa sejumlah entry dan koreksi berdasarkan hasil sinkronisasi data terakhir serta rencana verifikasi lapangan untuk kasus yang memerlukan klarifikasi telah dilaksanakan oleh KPU.
Pada kesempatan lain, Bawaslu Kabupaten Flores Timur melalui Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat ( HP2H ) Agusalim Nama Raga, menegaskan bahwa kehadiran bawaslu ini dalam perannya sebagai pengawas untuk memastikan proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan. Bawaslu juga meminta agar setiap keputusan pleno didokumentasikan secara lengkap dan membuka akses bagi pihak pengawas untuk memeriksa dokumen pendukung. Selain itu Bawaslu juga mendorong sinergi yang lebih erat antara KPUD dan Disdukcapil guna mengurangi perbedaan data ganda dan kesalahan administrasi.
Dalam rapat ini juga ada beberapa permasalahan yang dibahas antara lain ditemukannya data ganda akibat perpindahan alamat, keterlambatan pelaporan kematian, serta warga berusia 17 tahun yang belum masuk daftar pemilih. KPUD berkomitmen melakukan verifikasi lapangan dan koordinasi lanjutan dengan Disdukcapil serta pihak terkait untuk memperbaiki ketidaksesuaian tersebut.
Rapat pleno diakhiri dengan kesepakatan melakukan pemutakhiran lanjutan dalam periode yang ditetapkan, pembentukan tim verifikasi gabungan, dan rencana publikasi hasil rekapitulasi untuk menjaga transparansi kepada publik. Pleno ditutup dengan sebuah peryataan dari Perwakilan partai politik dan masyarakat memberikan masukan agar KPUD memperkuat sosialisasi terkait mekanisme pendaftaran dan perubahan data pemilih, serta menyediakan jalur pengaduan yang mudah diakses publik, dan dengan pengawasan aktif Bawaslu Flores Timur, para pihak berharap proses pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan berjalan lebih akurat sehingga mengurangi potensi sengketa pada tahapan pemilu berikutnya.
Penulis : Don Jevo / Primarius
Foto : Gracia & Humas BFT