Orientasi PPPK gelombang IV Bawaslu Provinsi NTT. Ignas Jani : “Jadilah ASN yang berkata sesuai perbuatan”
|
Larantuka, Humas Bawaslu Flores Timur
Sebanyak enam orang staf Bawaslu Kabupaten Flores Timur mengikuti Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang IV yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui metode pembelajaran mandiri (self learning) secara daring menggunakan Learning Management System (LMS) pada Selasa, 21 Juli 2026.
Kegiatan orientasi ini merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi bagi PPPK di lingkungan Bawaslu yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), budaya kerja organisasi, serta tugas dan fungsi Bawaslu dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu.
Melalui platform LMS, para peserta dapat mengakses materi pembelajaran secara fleksibel sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Berbagai materi disajikan secara sistematis, mulai dari pengenalan kelembagaan Bawaslu, nilai-nilai ASN BerAKHLAK, etika dan disiplin ASN, hingga penguatan integritas serta profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
Keenam staf Bawaslu Flores Timur mengikuti orientasi ini sebagai bagian dari komitmen lembaga untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sehingga mampu memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.
Pelaksanaan Orientasi PPPK secara daring melalui aplikasi LMS diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengikuti proses pembelajaran tanpa mengurangi kualitas materi yang diterima. Selain itu, metode pembelajaran mandiri mendorong peserta untuk lebih aktif, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan setiap modul pembelajaran yang telah disediakan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Flores Timur berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga semakin memperkuat kualitas pelayanan publik serta mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan terpercaya.
Ignas Jani, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT, berkesempatan membawakan materi dalam kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi NTT Gelombang IV.
Kegiatan orientasi ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Provinsi NTT dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta pemahaman para PPPK terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), etika kelembagaan, dan tugas serta fungsi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu. Program orientasi PPPK merupakan tindak lanjut pelaksanaan orientasi yang didelegasikan oleh Bawaslu RI kepada Bawaslu Provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam pemaparan materi, Ignas Jani menegaskan bahwa orientasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi momentum penting bagi para PPPK untuk membangun karakter sebagai aparatur yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
"Melalui orientasi ini, peserta diharapkan mampu memahami budaya kerja Bawaslu, meningkatkan disiplin, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi institusi dan masyarakat, serta bertindak sesuai perkataan dan perbuatan harus sejalan" ujar Ignas Jani.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian pembelajaran secara serius dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan mengikuti orientasi akan menjadi bekal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan yang semakin kompleks di masa mendatang.
Orientasi PPPK Gelombang IV diikuti oleh PPPK di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende dan Nagekeo. Selama kegiatan, peserta akan memperoleh berbagai materi yang mencakup pengenalan nilai dan etika instansi, tata kelola organisasi, kedisiplinan ASN, hingga penguatan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kelembagaan. Materi tersebut merupakan bagian dari kurikulum orientasi PPPK Bawaslu yang diselenggarakan secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Melalui pelaksanaan Orientasi PPPK Gelombang IV ini, Bawaslu Provinsi NTT berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, meningkatkan kompetensi kerja, serta memperkuat peran Bawaslu dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang berkualitas, demokratis, dan berintegritas.
Penulis : GF & Humas BFT
Foto : Humas BFT