Lompat ke isi utama

Berita

Evaluasi Kehumasan Triwulan II, Bawaslu Flores Timur ikuti Rapat Penataan dan Pengelolaan Kehumasan Tingkat Bawaslu Provinsi.

Foto Dokumentasi

Larantuka, Humas Bawaslu Flores Timur

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur mengikuti Rapat Evaluasi Penataan dan Pengelolaan Kehumasan Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (30/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Flores Timur dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Flores Timur sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Agusalim Nama Raga, bersama staf yang membidangi kehumasan.

Rapat evaluasi ini bertujuan untuk menilai capaian pengelolaan kehumasan selama Triwulan II sekaligus memperkuat strategi komunikasi publik di lingkungan Bawaslu. Berbagai aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari kualitas pemberitaan, pengelolaan media sosial, penyajian konten kreatif, hingga penguatan sinergi antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu NTT untuk memperkuat kualitas komunikasi publik dan meningkatkan efektivitas penyebarluasan informasi kelembagaan.

Melalui kegiatan evaluasi ini Anggota Bawaslu Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwan S.Si menegaskan Kehumasan merupakan rutinitas yang harus ditingkatkan kualitas pengelolaan kehumasan sebagai sarana membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

"Kehumasan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mudah diakses masyarakat. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan agar publikasi Bawaslu Flores Timur semakin berkualitas, informatif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas," ujarnya.

Bawaslu Kabupaten Flores Timur berharap hasil evaluasi ini dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan kehumasan, memperkuat kolaborasi antarunit kerja, serta menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengawasan pemilu yang transparan. 

"Mari jadikan evaluasi sebagai momentum untuk berbenah, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kualitas kehumasan di bawaslu demi pelayanan informasi yang semakin baik".

 

Penulis : Humas BFT