Lompat ke isi utama

Berita

Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Provinsi NTT Tahun 2026 “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”

Foto Dokumentasi

Larantuka – Humas Bawaslu Flores Timur

 Semangat membangun demokrasi yang partisipatif kembali digaungkan melalui kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 yang mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermanfaat.” Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan tahapan Pemilu menuju pesta demokrasi tahun 2029.

Acara yang digelar dengan penuh antusias tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Nusa Tenggara Timur, serta para Ketua dan Anggota Bawaslu kabupaten/kota, Staf se - NTT. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas lembaga penyelenggara, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi NTT menegaskan bahwa pendidikan pengawas partisipatif menjadi fondasi penting untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. Menurutnya, tema tahun ini mencerminkan semangat agar seluruh masyarakat tidak hanya memahami fungsi pengawasan, tetapi juga aktif bergerak dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Pemilu yang bermanfaat lahir dari masyarakat yang sadar akan hak dan tanggung jawab demokrasi. Karena itu, kita harus berfungsi dengan baik dan bergerak bersama dalam mengawal Pemilu 2029,” ujarnya.

Program pendidikan pengawas partisipatif ini dirancang dalam berbagai bentuk kegiatan seperti pelatihan kepemiluan, diskusi publik, sekolah kader pengawasan, simulasi pengawasan digital, hingga kampanye anti-politik uang dan anti-hoaks. Fokus utama kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas generasi muda sebagai agen pengawasan demokrasi yang kritis dan berintegritas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara Bawaslu dengan perguruan tinggi dan organisasi masyarakat sipil dalam memperluas literasi demokrasi hingga ke tingkat desa dan komunitas akar rumput. Melalui pendekatan partisipatif, diharapkan masyarakat mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah pelanggaran pemilu sejak dini.

Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Provinsi NTT Tahun 2026 ditutup dengan Pemberian Atribut kepada peserta P2P dari Kota Kupang sebanyak 4 orang.  Harapan dari kegiatan ini menjadi energi kolektif dalam memperkuat demokrasi yang sehat dan berkeadilan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Penulis : Arif Riantobi

Foto & Editor : Gracia & Humas BFT