Lompat ke isi utama

Berita

Assesment Kehumasan 2025, Bawaslu Gelar Rakor Kehumasan untuk Perkuat Strategi Informasi Publik

Foto Dokumentasi

Rakor Kehumasan ini membahas penguatan strategi publikasi, peningkatan kapasitas pengelolaan media sosial, serta koordinasi antarhumas di berbagai tingkat. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai manajemen krisis informasi dan teknik komunikasi yang efektif.

Larantuka - Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi NTT dan 22 Kabupaten/kota menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan sebagai upaya memperkuat strategi komunikasi publik dan meningkatkan kualitas informasi kepemiluan menjelang tahapan pemilu berikutnya. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran divisi kehumasan Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota itu berlangsung pada Kamis, 20 November 2025 melalui rapat dalam jaringan (daring). 

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Provinsi Nonato Da Puricacao Sarmento menegaskan bahwa Kehumasan adalah gatekeeper utama yang menjaga aliran informasi dan membangun kepercayaan publik. peran humas dalam memastikan informasi kepemiluan yang disampaikan kepada masyarakat bersifat akurat, cepat, dan bertanggung jawab. Ia menyebut bahwa dinamika politik serta maraknya informasi hoaks mengharuskan Bawaslu memiliki strategi komunikasi yang adaptif. 

Pada kesempatan yang sama, apresiasi diberikan kepada 22 Kabupaten/kota yang telah memberi warna dalam kehumasan masing-masing media sosial oleh anggota bawaslu Nita Wake dan Melpi Marpaung. 

Kabupaten Flores Timur yang mendapat penilaian pada peringkat ketiga dalam Assesment Kehuamasan akan beruasaha terus menerus untuk meningkatkan kualitas berita dan postingan reels pada platform media sosial guna membagi informasi kepada Masyarakat. 

Dengan terselenggaranya Rakor ini, Bawaslu berharap penyampaian informasi kepada masyarakat semakin efektif sehingga proses demokrasi dapat berjalan lebih terbuka dan akuntabel.

 

Penulis & Foto : Gracia Fernandez

Editor : Tim Humas Bawaslu