Bawaslu Gelar Rakor Pendataan Pemilih Bersama Dukcapil dan KPU untuk Pastikan Data Pemilih Akurat
|
Larantuka – 05 Oktober 2025
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pendataan Daftar Pemilih Berkelanjutan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Flores Timur di Kantor Bawaslu Flores Timur, pada Rabu 5 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam memastikan akurasi data pemilih menjelang pelaksanaan Pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Flores Timur, Ernesta Katana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendataan pemilih menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu dan pilkada mendatang.
“Data pemilih yang akurat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemilu yang jujur dan adil. Melalui rakor ini, kami ingin memastikan seluruh pihak memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam proses pemutakhiran data pemilih,” ujar Erny.
Rakor dihadiri juga oleh komisioner Bawaslu Flotim Agusalim Nama Raga dan Zakarias O Atasoge, Anggota KPU Stefanus Ile Ratu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Muhammad Ali beserta staf. Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Flotim melalui Ketua meyampaikan hasil uji petik dan coklit terbatas bersama KPU yang mana terdapat beberapa kendala dan ada pemilih yang masih dipertanyakan kedudukkannya hingga sekarang. Selain itu Bawaslu Flotim juga memaparkan kondisi terkini data kependudukan dan pemilih, termasuk permasalahan yang kerap muncul, seperti pemilih ganda, warga yang belum memiliki e-KTP, hingga pemilih yang telah keluar dari NTT atau pergi merantau.
Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Muhammad Ali, dalam penyampaiannya Dukcapil sudah bekerjasama dengan pihak desa, berkaitan dengan Masyarakat yang meninggal. Sederhananya kami membuat Buku Pokok Pemakaman, sehingga dari desa bisa mengirim data ke capil dan kami terbitkan akta kematiannya, dengan begitu data pemilih otomatis sudah berkurang dalam database kami.
“Kami terus melakukan pembaruan data melalui sistem kependudukan nasional. Dukcapil siap berkoordinasi dan memberikan akses data agar proses verifikasi dan validasi pemilih berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Kadiv Rencana Data dan Informasi KPU Flores Timur, pada kesempatan pertama menyampaikan apresiasi atas kerja-kerja pengawasan Bawaslu Flotim baik dalam tahapan maupun non tahapan. Untuk data pada Triwulan ketiga sudah selesai, dan menyisahkan sebanyak 430 pemilih yang NIK ditemukan tidak padan oleh karena itu kami coba telusuri bersama Dukcapil dan menemukan beberapa kategori diantaranya Non Aktif, Duplikat dan beberapa kategori lagi. Terdapat pula 16 pemilih berusia diatas 100 tahun, maka kami tetap memvalidasi langsung pada yang bersangkutan untuk memastikan data mereka benar dan mereka masih hidup.
Rakor ditutup dengan kesepakatan bahwa Bawaslu, KPU dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus terus berkoordinasi untuk mengawal data pemilih di kabupaten Flores Timur hingga pemilu mendatang.
Penulis dan Foto : Gracia Fernandez
Editor : Tim Humas Bawaslu Flotim