Bawaslu Kabupaten Flores Timur Gelar Sosialisasi Netralitas ASN dan Kades
|
Bertempat di Taman Kota Felix Fernandez Larantuka, Sabtu 25 Mei 2024 Bawaslu Kabubapten Flores Timur menggelar Giat Sosialisasi Netralisasi ASN dan Kepala Desa Dalam Pemilihan Tahun 2024 di Kabupaten Flores Timur.
kegiatan ini diawali dengan Apel Siaga Pengawasan Partisipatif Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur Tahun 2024. hadir dalam kegiatan ini PLH Bupati Flores Timur yang diwakili oleh Asiten II Setda Kab. Flores Timur - Andreas Kewa Aman,SH yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Flores Timur. turut hadir Polres Flores Timur, Kodim 1624 Lartantuka, Kejaksaan Negeri Larantuka, Pengadilan Negeri Larantuka, Para Camat Sekabupaten Flores Timur dan Juga Para Lurah / Kepala Desa Sekabupaten Flores Timur.
Apel siaga dipimpin langsung oleh Ernesta Katana selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Flores Timur didampingi Komisioner Bawaslu Agussalim Nama Raga dan Zakarias Atasoge. dalam amanat Ernesta menyampaikan bahwa sebagai ASN dan Juga Kepala Desa hendaknya bersikap netral dalam segala tahapan Pemilihan ini. dan jika tidak maka konsekuensinya adalah Bawaslu akan menindak tegas sesuai regulasi yang ada baik berupa teguran keras, penjatuhan hukuman disiplin bahkan pidana. mengingat kasus - kasus yang sudah ditangani Bawaslu Kabupaten Flores Timur maka diharapkan ini sebagai warning bagi kita semua yang hadir disini untuk bersikap netral.
Selain itu Camat Adonara Barat dan perwakilan dari Kepala Desa juga diberikan kesempatan untuk menyatakan sikap sekaligus harapan - harapan dalam mengawasi setiap proses tahapan pemilihan di Kabupaten Flores Timur. hendaknya segala bentuk regulasi dapat disosialisasikan sampai ke tingkat bawah baik itu dari bawaslu sendiri maupun badan Ad hock dibawahnya. pengawasan partisipatif ini dituangkan dalam komitmen bersama yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama.
kegiatan ditutup dengan acara Konferensi pers bersama para awak media.