Demi tingkatkan SDM staf, Bawaslu Kabupaten Flores Timur menggelar Bimtek Penulisan dan Peliputan Berita
|
SDMO; Bawaslu Lakukan Pelatihan Teknik Penulisan Berita
Larantuka, HUMAS-BWSFLT. Com-Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur, Arifin Atanggae membuka kegiatan pelatihan penulisan dan peliputan berita, Selasa (5/10/2021), sekitar pukul 10.45 wita di aula kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur.
Turut hadir dalam kegiatan yang dimaksud, Anggota Bawaslu Dahlya Reda Ola selaku Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Organsisasi (SDM'O), Anggota Bawaslu Karolus Riang Tukan yang membidangi Divisi Hukum, Pencegahan Penindakan dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) dan Koordinator Sekretariat (Korsek), Maria Ignasia Tupat Ola Corebima, serta seluruh staf sekertariat juga siswa-siswi Praktek Kerja Industri (Prakerin) SMK Negeri I Wulanggitang.
Sambutannya Arifin menjelaskan, "kegiatan hari ini sangat penting untuk modal kedepan bagi teman-teman staf Bawaslu Kabupaten Flores Timur. Bimtek penulisan dan peliputan berita juga menambah wawasan pada dunia jurnalistik supaya dapat memberikan informasi bagi khalayak masyarakat tentang dunia pengawasan pemilu, terpantau melalui media kita, seperti website, facebook, twiter, youtube dan instagram",tutur Arif pria berdarah Adonaran ini.
Tujuan kegiatan yang di maksud, untuk meningkatkan kapasitas staf kehumasan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Flores Timur dalam menulis pemberitaan di media online dengan menghadirkan narasumber Fredrikus Wilhelmus Wahon yang kesehariannya sebagai pegiat wartawan sekaligus pemilik media online Aksi news yang berdomisili di Kabupaten Lembata.
Dalam pemaparan materi Fredi menjelaskan secara tuntas terkait unsur-unsur dan teknik penulisan berita, tata cara juga perbedaan penyajian berita melalui media cetak dan media online, " sistem pemberitaan pada media cetak agak berbeda dengan media online, isi beritanya sama namun mempunyai perbedaan pada penyajiannya, kemudian media cetak mempunyai keterbatasan teks, sedangkan pada media online lebih leluas, media online juga biasanya menyajikan berita-berita langsung "tutur Fredi yang kesehariannya lebih nyaman dan di kenal luas dengan sapaan ini.
Selanjutnya, Fredi menyatakan terkait penulisan berita, " menjadi seorang wartawan atau penulis harus kreatif, trampil, lihai dan membutuhkn skill yang kuat dalam menyajikan sebuah tulisan yang akan di konsumsi oleh masyarakat saat kita memposting atau memberitakan pada media milik Humas Bawaslu", sambung Fredi.
Diakhir pemaparan materi tersebut, Wahon memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta dengan mencoba menuliskan sebuah naskah berita dan dipresentasikan untuk di koreksi bersama dengan tujuan apakah teks tersebut sudah menjadi sebuah berita ataukah masih perlu penambahan dan pengurangan dalam sebuah elemen berita.