Gelar Konsolidasi Bawaslu Flores Timur Tatap Muka dengan DPD II Partai Golkar.
|
Erny Katana, Ketua Bawaslu Flores Timur dalam diskusi menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan partai politik sebagai peserta pemilu. Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam memastikan para kader dan simpatisan mematuhi aturan yang berlaku selama proses pemilu.
Larantuka – Humas Bawaslu Flores Timur
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur menggelar kegiatan Konsolidasi Nasional bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pengawasan pemilu dan menjaga kualitas demokrasi di daerah. Jumat 13/3/2026 bertempat di Sekretariat Partai Golkar Kelurahan Lokea-Larantuka.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut menghadirkan Ketua dan Anggota Bawaslu Flores Timur serta Ketua DPD II Partai Golkar Yoseph Sani Betan, ST, pengurus dan kader Partai Golkar Kabupaten Flores Timur. Dalam pertemuan ini, kedua pihak menegaskan komitmen untuk mendorong pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Erny Katana, Ketua Bawaslu Flores Timur dalam diskusi menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan partai politik sebagai peserta pemilu. Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam memastikan para kader dan simpatisan mematuhi aturan yang berlaku selama proses pemilu.
“Pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas Bawaslu semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik. Melalui konsolidasi ini, kita memperkuat komitmen bersama untuk menjaga proses demokrasi berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan partai politik. Ia menegaskan bahwa Partai Golkar siap mendukung pengawasan pemilu serta mendorong seluruh kader untuk berpolitik secara santun dan taat pada regulasi.
Kegiatan konsolidasi ini juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai potensi pelanggaran pemilu, strategi pencegahan, serta pentingnya edukasi politik kepada masyarakat. Dengan adanya forum tersebut, diharapkan terbangun pemahaman yang sama antara penyelenggara pengawas pemilu dan peserta pemilu.
Bawaslu Flores Timur berharap konsolidasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan seluruh partai politik di daerah, sehingga tercipta pemilu yang demokratis, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Flores Timur.
Penulis : Laurens Liwun
Foto & Editor : HBFT