Jelang Pilkada Serentak 2024: 797 Pengawas Pemilu di Flores Timur Dapat Berkat Berlimpah
|
Jelang Pilkada Serentak 2024: 797 Pengawas Pemilu di Flotim Dapat Berkat Berlimpah, Apa Itu? Simak Penjelasannya
Larantuka, Bawaslu Flores Timur
Sebanyak 797 Pengawas Pemilu pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Flores Timur-NTT mendapatkan hujan berkat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Bawaslu Kabupaten Flores Timur, Selasa 19 November 2024 di Aula Multi Even OMK Larantuka. Jumlah pengawas pemilihan ini di bagi dalam tiga kategori yakni sebanyak 57 Panwascam di 19 Kecamatan, 250 Pengawas Kelurahan Desa (PKD) dan 487 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Adapun berkat berlimpah yang diperoleh pengawas pemilu se Kabupaten Flores Timur yakni adanya bimtek terkait, pengawasan masa tenang, pengawasan distribusi logistik, pengawasan rekapitulasi surat suara.
Keiatan ini dikemas begitu rapih oleh Panitia Kegiatan yang terdiri dari Staf Bawaslu Kabupaten Flores Timur di bawah koordinasi Maria Ignasia T. O. Corebima, SH ( Koordinator Sekretariat ). dan sebagai puncak dari kegoatan ini digelar juga Apel siaga pengawasan.
Sebelum dimulainya kegiatan Bimtek ini, Ernesta Katana selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Flores Timur dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa meskipun ditengah kondisi daerah yang dilanda bencana erupsi gunung Lewotobi Laki-laki para pengawas pemilu masih tegar melaksanakan tugas pengawasan dengan baik yang kemudian dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Flores Timur. "Dalam kondisi daerah kita yang dilanda bencana erupsi gunung Lewotobi Laki-laki, namun teman-teman pengawas pemilu di Kecamatan Wulanggitang, Ile Bura selamat dan setia dalam menjalankan tugas pengawasan di tahapan yang tersisa ini," ujarnya. Dirinya juga menegaskan bahwa pengawas pemilu harus bisa menjamin kemurnian suara yang diberikan oleh pemilih sehingga pemimpin yang dihasilkan benar-benar adalah pilihan rakyat sehingga tidak boleh adanya manipulasi baik dari sisi administrasi maupun di sisi ketaatan terhadap prosedur. "Selanjutnya kepada seluruh jajaran Pengawas dari PTPS, PKD dan Panwascam harus benar-benar menjaga kemurnian suara yang diberikan oleh masyarakat dengan tidak adanya manipulasi suara baik dari sisi administrasi maupun dari sisi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya. Sebelum mengakhiri sambutannya, Ernesta Katana memberikan motivasi kepada semua Pengawas bahwa harus berbangga menjadi pengawas dengan berada pada jalur yang tepat atau independen sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Berbanggalah menjadi pengawas dan jadikanlah dirimu untuk tulus bekerja demi kemajuan demokrasi di bumi Lamaholot tercinta ini," pungkasnya.*
Penulis : Max Werang
Editor : Primarius Januarius
Foto : Panitia Kegiatan