Kehumasan Bukan Sekedar Publkasi. Bawaslu Flores Timur Siap tingkatkan Ritme Kehumasan untuk menyampaikan Informasi yang Akurat Pada Masyarakat.
|
Larantuka – Humas Bawaslu Flores Timur
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat evaluasi kehumasan bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTT sebagai upaya memperkuat strategi komunikasi publik dan pengawasan partisipatif, Jumad 17 April 2026 melalui Rapat dalam Jaringan (daring).
Kegiatan yang berlangsung secara intensif ini dihadiri oleh jajaran pimpinan yang membidangi Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat dan staf kehumasan dari 22 Bawaslu Kabupaten/kota. Rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kehumasan selama tahapan pemilu mendatang serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi agenda pengawasan ke depan.
Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da PurifiCacao Sarmento, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran kehumasan sangat vital dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. “Kehumasan bukan hanya soal publikasi, tetapi juga bagaimana kita menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat, serta memberi apresiasi kepada seluruh jajaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/kota terhadap kerja-kerja kehumasan sehingga semua informasi dari Lembaga dapat terpublikasi dengan baik.” ujarnya.
Menjadi Pembicara dan pembawa Materi, Koordiantor Divisi P2H Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwan menyampaikan capaian kinerja Kehumasan Bawaslu dari Tingkat Provinsi maupun kabupaten/kota pada Triwulan 1. Menurutnya ada progress yang baik dan ada yang butuh untuk di evaluasi.
Dalam sesi rapat juga berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi di masing-masing Bawaslu Kabupaten/kota, termasuk keterbatasan sarana pra sarana dan rendahnya literasi. Hal ini menjadi bahan diskusi untuk merumuskan solusi bersama yang lebih adaptif dan inovatif.
Salah satu rekomendasi yang dihasilkan adalah perlunya standardisasi konten informasi serta penguatan koordinasi antara Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota agar pesan yang disampaikan lebih seragam dan efektif. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai perlu ditingkatkan guna menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Rapat evaluasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja kehumasan Bawaslu di NTT, sehingga dapat mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang lebih transparan, partisipatif, dan berintegritas.
Dengan adanya evaluasi berkala ini, Bawaslu NTT berkomitmen untuk terus berbenah dan memperkuat peran kehumasan sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi pengawasan kepada publik.
Penulis & Foto : HBFT