Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kapasitas Pengawas, Bawaslu Flotim Lakukan Debat

Debat Politik Uang

Bawaslu Kapbupaten Flores Timur lakukan Debat antar Staf yang dibagi dalam kelompok dengan mengsung Tema " Politik uang dalam pemilu" Selasa[24/06/2025]

"Politik Uang adalah bentuk korupsi yang merusak demokrasi dan integritas proses pemilihan"

Larantuka - Bawaslu Flores Timur

Bawaslu Flores Timur dalam setiap kesempatan terus melakukan kegiatan - kegiatan yang memperkuat kapasitas staf sebagai pengawas pemilu. dan pada kesempatan ini, Bawaslu Flores Timur melakukan Debat antar staf yang dibagi dalam beberapa kelompok dengan mengusung tema " Politik Uang" bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Flores Timur,Selasa[24/06/2025].

kegiatan debat ini merpakan langkah yang diambil Bawaslu Flores timur dalam mempersiapkan pengawas yang handal. penguatan kapasitas perlu terus dilakukan agar dalam menghadapi segala permasalahan pengawasan dapat diatasi dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. 

"kami mengangkat tema Politik Uang, karena dari pengelaman pengawasan dan juga setiap kali pelaksanaan pesta demokrasi, isu ini sering menjadi pokok permasalahan." demikian kata Ernesta Katana yang memimpin langsung jalanya debat dan bertindak sebagai moderator.

Didampingi oleh Kordiv HP2H, Agusalim Nama Raga, dan Koordinator Sekretariat Bawaslu, Maria Ignasia, Ernesta melanjutkan bahwa, " politik uang  merupakan masalah yang sudah tidak dianggap tabuh lagi oleh para pelaku demokrasi. baik pemberi maupun penerima sudah sama - sama merasa ketergantungan dan saling melengkapi. hal ini yang membuat kami terus melakukan pendidikan politik kepada para pemilih disetiap kegiatan dan salah satunya adalah dalam debat ini.".

Kegiatan Debat ini disaksikan langsung oleh Kordiv P2H Bawaslu Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwan, S.Si didampingi staf Bawaslu Syahrir Guhir. dalam kesempatan ini juga, Amru sapan akrabnya, memberikan apresiasi yang tinggi atas inovasi yang dilakukan dalam masa non tahapan ini. " saya mengapresiasi kerja teman - teman sekalian dan ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh bawaslu kabupaten/kota. dari 22 kabupaten kota ini, Flores Timur merupakan yang pertama melakukannya." demikian lanjutnya.

Disamping apresiasi yang diberikan, beliau juga memberikan  beberapa catatan debat diantaranya, "substansi yang dibuat ini harus memberikan pemahaman sesuai regulasi dan tidak hanya pada pelaku ploitik uang tapi juga kepada penerima itu sendiri. ini merupakan sebuah permasalahan yang sering terjadi. sehingga dalam debat ini yang harus diperhatikan adalah, bagaimana kita memberikan pendidikan politik bagi pemilih dengan mengedepankan peraturan perundang - undangan yang berlaku". seharusnya dalam debat ini juga menyampaikan bagimana terkait prosedur penangaannya dan juga sanksi  hukum atau konsekuensi yang diberikan karena melakukan pelanggaran atau ketidakpatuhan ini." demikian lanjutnya.

Seluruh staf Bawaslu Kabupaten Flores Timur sangat antusias dalam kegiatan debat ini yang merupakan klaster pertama yang dibagi dalam tiga kelompok. kedepanya ada lagi tiga kelompok yang melakukan debat dengan tema yang berbeda.

 

Penulis    : Primarius Januarius

Foto        : Dokumen Bawaslu Flotim