BAWASLU FLORES TIMUR KEMBALI KUNJUNGI PARTAI POLITIK
|
BAWASLU FLORES TIMUR KEMBALI KUNJUNGI PARTAI POLITIK
LARANTUKA-HUMASBFLT-COM-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Sekretariat Partai Demokrasi Indonsesia Perjuangan (PDIP). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan kinerja pengawasan dalam persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024, Kamis (30/06/2022).
Dalam pelaksanaan kunjungan tersebut, formasi lengkap Bawaslu Flores Timur hadir yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Arifin Atanggae, Anggota Bawaslu Dahlya Reda Ola, Karolus Riang Tukan dan Koordinator Sekertariat Maria Ignasia Tupat Ola Corebima dengan didampingi oleh Staf teknis Bawaslu Flores Timur.
Kedatangan tim Bawaslu diterima langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Anton Gege Hadjon, didampingi beberapa orang pengurus yaitu Philipus Sanga Gole Anggota Fraksi PDIP, Beatrix ina duran Corebima Wakil ketua, Maria Betan Wakil Bendahara, Emilia Riberu Wakil Ketua, Kristo Kabelen Ketua BBHAR PDIP Flores Timur dan Andreas Emil Diaz ketua BSPN PDIP Flores Timur.
Dalam setiap kesempatan kunjungan Pimpinan Bawaslu Flores Timur menyampaikan hal-hal yang menyangkut kesiapan Bawaslu dan kesiapan partai politik menjelang pemilu tahun 2024, Arifin" menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa yang diberikan oleh teman-teman pengurus partai PDIP Kabupaten Flores Timur, bahwa tujuan utama kunjungan ini yaitu silaturahmi dan menyamakan persepsi terkait aturan kepemiluan menjelang pemilu serentak Nasional Tahun 2024 "terang Arifin.
Anton Gege Hadjon selaku ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambut baik kedatangan ini dan memberikan apresisasi atas kunjungan ini merupakan pertemuan perdana dalam kunjungan ke tempat kami dan merupakan suatu yang begitu baik, ruang yang sangat penting bagi kami dalam masa persiapan memasuki tahapan pemilihan dan pemilu tahun 2024 ini.
Sementara itu, Dahlya Ola lebih menyoroti tentang kesiapan partai politik dalam menyiapkan saksi parpol dalam pelaksanaan pemilu, yang dinilainya partai politik kurang merespon, sebagai contoh pada Pemilu Tahun 2019 pemerintah sudah mempersiapkan anggaran untuk pelatihan saksi yang pelaksanaannya dipercayakan ke Bawaslu, namun pada pelaksanaannya tidak semua parpol mengirimkan kandidat saksinya, tugas utama partai politik adalah memberikan pendidikan politik terhadap anggotanya dan masyarakat Sedangkan Bawaslu melakukan pengawasan dan pencegahan.
Halnya Karolus menyampaikan dengan adanya aplikasi SIPS dan SIGAP LAPOR, Aplikasi ini di siapkan dengan tujuan mempermudah dan mempercepat adanya temuan, dan laporan terhadap dugaaan pelanggaran yang terjadi baik pada pengawas pemilu, peserta pemilu dan masyarakat.
Lanjutnya " Silaturahmi ke parpol adalah bagian dari sebuah pencegahan. Karena pengawasan dan pencegahan merupakan tugas Bersama, Selain itu, dengan jumlah personel yang ada tidak akan bisa mengawasi secara utuh sehingga perlu partisipasi masyarakat dan partai politik untuk membantu. disampaikan bahwa Bawaslu dalam tugasnya menangani dugaan pelanggaran adalah mencakup pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana, pelanggaran kode etik dan pelanggaran hukum lainnya. Dalam penanganan dugaan pelanggaran administrasi pada pemilu bentuk pelaksanaannya melalui proses ajudikasi atau persidangan dan administrasi cepat, dalam penganganan dugaan pelanggaran pidana pemilu bawaslu didampingi oleh kepolisian dan kejaksaan (Sentra Gakumdu).
Senadanya Sanga Gole selaku anggota Fraksi PDIP mengatakan bahwa kami siap merekrut orang sebagai skasi ataupun relawan partai harus mempunyai intektual dan integritas yang tau regulasi tentang pemilu, maupun sebaliknya Bawaslu merekrut orang-orang benar netralitas untuk menyukseskan pemilu dan pemilihan yang akan datang.
Kembali Arifin " mempertegas bahwa Inti dari kunjungan dan silaturahmi ini yaitu untuk menyamakan persepsi terkait aturan kepemiluan atau pemilihan agar tidak terjadi kesalahpahaman,Tupoksi Bawaslu adalah pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Selanjutnya kita mumbuka ruang publik untuk berkomunikasi dan konsultasi, karena pendidikan politik bukan hanya tugas bawaslu dan KPU saja tapi juga tanggungjawab partai politik "tegasnya.
Diakhir, kembali Anton Hadjon menyampaikan’’kunjungan hari ini kami merasa berharga sekali selaku ketua dan mewakili seluruh jajaran pengurus kami mengucapkan limpah terimakasih dan kedepannya kita terus berkordinasi , komunikasi karena kita adalah mitra, kita saling memahami menuju 2024 dan mari bergandengan tangan untuk lewotanah kita tercinta" Tutup Anton.