Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengelolaan Kelembagaan, Zakarias Ola Atasoge Gelar Simulasi Penanganan Pelanggaran Pemilu

Peningkatan Kapasitas Penanganan Pelanggaran
Upaya peningkatan kapasitas segenap civitas di lingkup Bawaslu Flores Timur divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) menggelar kegiatan Simulasi Penanganan Pelanggaran (PP) fokus pada Ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) No.7 Tahun 2022 tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilihan Umum,Selasa,22/07/2025.

 

Memperkuat pengelolaan kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur dalam meningkatkan kesiapan menghadapi pemilu dan pemilihan yang akan datang, menuju lembaga Pengawas Pemilu yang profesional, transparan dan berintegritas.

 

Larantuka-HUMAS_BWSFLOTIM; Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur dibawah bimbingan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Zakarias Ola Atasoge menggelar rangkaian kegiatan dalam Simulasi Penanganan Pelanggaran (PP) fokus pada Ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) No.7 Tahun 2022 tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilihan Umum. Upaya ini bertujuan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi seluruh jajaran civitas Bawaslu Flores Timur secara internal terjadi di Aula Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur, Jln.Jnd.Ahmad Yani, Kel. Sarotari, Kec. Larantuka, pada Selasa, (22/07/2025), pukul 10.25 Wita. 

Langkah ini mencerminkan keseriusan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur dalam memperkuat standar profesionalisme penanganan pelanggaran pada momentum tahapan pemilu dan pemilihan jika pelanggaran terjadi dan kesiapan teknis administrasi terkait format-format pengisian saat proses penanganan dalam penegakan hukum pemilu dan pemilihan. 

Kesempatan awal Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Zakarias Ola Atasoge memberikan arahan akan kegiatan tersebut sebagai langkah tepat untuk menyegarkan kembali pemahaman teknis para staf dan merupakan bagian dari proses untuk terus berkembang berkaitan tata cara menerima laporan dan memahami mekanisme penanganan sehingga tidak ada keraguan dan salah dalam mengambil tindakan. 

Ia menegaskan dengan mengatakan bahwa " kita perlu ketahui bersama lembaga Bawaslu adalah satu-satunya yang berwenang menerima, menangani laporan dugaan pelanggaran pemilu dan pemilihan" tegas Atzo yang di kenal luas seantero Flores Timur dengan sapaan ini.

Lanjut Atzo yang akrab dengan sapaan ini, berpesan kepada staf terkhusus divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) dan seluruh staf pada divisi lain yang turut mengambil bagian dalam proses simulasi Penanganan Pelanggaran (PP) Pemilu itu untuk terus mengembangakan diri pada masa non tahapan dengan berbenah diri untuk menghadapi seluruh tahapan pemilu dan pemilihan akan datang. Ia pun berkomiten untuk di masa non tahapan ini, berkeinginan konsisten menyelenggarakan pelatihan guna memperkuat kapasitas internal kelembagaan secara intens. 

Di kesempatan itu, tim Humas Bawaslu Flores Timur menyambangi Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Ernesta Katana menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini, khususnya pada Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa yang berinisiatif dan bekerja secara teknis dalam mempersiapkan dokumen penanganan pelanggaran secara sistemastis "saya turut berbangga atas segala capaian, ide, gagasan dalam peningkatan kapasitas untuk segenap civitas di lingkup internal Bawaslu Flores Timur dengan terus mengasa kemampuan secara individu serta kesiapan diri dengan maksimal pada non tahapan. Terimakasih juga kepada seluruh jajaran sekretariat yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan simulasi penanganan pelanggaran ini" ungkap Ernesta yang juga memegang jabatan lain yakni Koordintor Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) tersebut. 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Flores Timur dalam meningkatkan kesiapan menghadapi pemilu dan pemilihan menuju lembaga Pengawas Pemilu yang profesional,transparan dan berintegritas di masa yang akan datang. 

 

Penulis : Simon Kiwang 

Foto : Mas Akbar 

Editor : Humas Flotim